Pada umumnya pintu dibagi menjadi 2 bagian utama yakni pintu luar bangunan diantaranya pintu masuk utama, pintu samping dan pintu belakang; dan pintu dalam ruangan. Pintu tidak hanya berfungsi sebagai tempat keluar masuknya para penghuni rumah namun juga sebagai sirkulasi udara yang baik karena berukuran lebih besar ketimbang jendela pada umumnya. Oleh karena itu penting untuk mendesain pintu rumah dengan nyaman, bukan sekedar untuk memenuhi fungsi diatas namun juga fungsi estetika pada hunian Anda.

 

Berikut beberapa tips yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memilih pintu rumah khususnya pintu berbahan dasar kayu agar mendapatkan hasil yang baik, diantaranya:

  1. Jenis kayu

Pilihlah kayu dengan kualitas baik semisal kayu besi, kayu jati, kayu merbau, gaharu dan masih banyak jenis kayu baik lainnya seperti kayu jati yang juga memiliki kekuatan. Untuk kusen rumah sebagai penyangga utama pintu, kayu merbabu dapat menjadi pilihan yang sangat tepat karena bersifat tahan lama, kuat  dan juga tahan rayap.

  1. Tekstur kayu

Tekstur kayu merupakan unsur yang sangat penting dalam pemilihan kayu berkualitas untuk dijadikan pintu. Pilihlah kayu dengan cermat dengan memperhatikannya secara seksama. Ciri kayu berkualitas memiliki tekstur keras dan berwarna merah kecoklatan. Cara mudah untuk mengenali jenis kayu berkualitas dan memiliki tekstur bagus lainnya adalah dengan membasahinya. Saat terkena air kayu tersebut biasanya akan mengeluarkan getah berwarna merah

 

Pintu merupakan ciri khas untuk dikenali dari sebuah hunian. Tampilan pintu besar pengaruhnya pada penampilan keseluruhan fasad. Jadi ada baiknya sebelum mendesain fasad, Anda memahami terlebih dulu fungsi pintu, yakni :

1.Sekuritas/Privasi

Pintu dapat dijadikan pembatas yang memisahkan antar satu ruang dengan ruang lainnya, pintu juga memberikan privasi yang tinggi dari pada  menggunakan tirai atau gorden. Pintu depan melindungi penghuni rumah dari orang atau penghuni asing yang hendak masuk. Sedangkan pintu dalam ruangan untuk membatasi antar ruang kamar atau kamar mandi berfungsi untuk memberikan privasi. Mengubah Definisi Ruang .

2. Mengubah Definisi Ruang

Sebagai sekat pemisah antara ruang satu dan lainnya, pintu mampu mengubah definisi ruang tertutup yang dibatasi oleh tembok-tembok massif menjadi lebih terbuka. Dahulu kala pintu dibuat dengan sangat sederhana, namun seiring perkembangan zaman, desain dan model pintu semakin variatif disesuaikan dengan jenis rumah. Semisal tipe klasik, kontemporer, modern, atau minimalis yang menjadi pilihan favorit. Pintu rumah berdesain minimalis umumnya dibuat sangat simple dan natural, senada dengan konsep rumah. Namun begitu Anda harus jeli untuk memilih material dan tidak hanya tepaku pada desain yang indah.

3.  Akses Keluar masuk

Pintu memudahkan kita mendapati jalur/akses untuk keluar masuk dalam ruangan. Oleh sebab itu ukuran pintu biasanya disesuaikan dengan keleluasaan badan manusia.

 

Kategori: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Person Whatsapp Kami