Sebagian besar orang percaya bahwa pemilihan warna pada interior bangunan (baik rumah tinggal maupun perkantoran) ternyata berhubungan dengan emosi tertentu yang mempengaruhi suasana hati orang di dalamnya. Warna bisa memberi keceriaan, kekuatan, kemistikan, dan bahkan kesedihan, karena warna merupakan gambaran hati dan karakter pemiliknya.

Warna dalam rumah atau kantor merupakan bagian tidak terpisahkan dari tema keseluruhan pada interior rumah atau kantor. Ketepatan pemilihan warna juga mampu membuat suasana ruangan menjadi indah, terkesan luas dan membuat penghuni betah berlama-lama di dalamnya.

Berikut ini beberapa warna dasar yang dapat Anda terapkan ke dalam rumah dan interior sesuai tema yang Anda sukai:

 

Warna Dasar Hitam dan Putih

 

Ada yang menyebutkan bahwa putih dan hitam bukan merupakan warna karena kedua terbentuk secara alamiah dan netral sehingga bisa tercipta pada karakter zat apa pun.  Hitam maupun putih, terutama warna putih merupakan warna dasar yang sering dipakai pada hunian kita. Walaupun keduanya merupakan warna dasar, namun keduanya mengandung makna  pemahaman yang berbeda. Warna putih di identikkan dengan sesuatu yang berkesan positif yakni bersih, terang, suci, tenang, aman dan damai. Sementara warna hitam adalah kebalikannya dan digambarkan sebagai warna yang gelap, mistis, kotor, tertutup, keras dan hal-hal yang berbau negative lainnya.

Kuning

Warna yang satu ini kerap diidentikan dengan warna kejayaan. Kesan yang di dapat dari warna ini adalah gembira, penuh energi dan menghangatkan suasana rumah anda. Walaupun warna kuning cukup baik, namun jika komposisinya terlalu dominan, ruangan akan terlihat amat kontras dan kurang baik pada efek penglihatan. Oleh karenanya akan lebih baik jika warna ini digunakan sebagai pemanis garis ruangan saja dan atau komposisi warnanya bisa dikombinasikan dengan warna lain seperti warna putih, crem atau biru.

Biru

Suasana dingin, tenang dan tentram. Itulah kesan yang timbul dari warna biru. Pada ruang yang tenang, warna biru memberikan kesan yang segar. Warna biru bisa anda terapkan pada setiap ruangan seperti kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu dan ruang makan. Jika diatur dengan komposisi yang pas maka warna ini akan membawa keteduhan di dalam rumah.

Hijau

Siapa pun pasti setuju bila warna hijau memberikan kesan yang segar, bernuansa alam, sedikit religius dan tradisional.

Di dalam ruang yang didominasi warna hijau akan tercipta kesan alami, redup dan dramatis. Warna hijau akan memberikan efek tropis ke dalam ruangan anda, makanya akan amat cocok jika ditempatkan di ruang teras dan ruang santai atau di sisi di mana ada taman dalam ruangnya. Warna hijau juga identik dengan warna-warna suci bagi kaum muslim yakni penerapan warna hijau masjid-masjid.

 

Merah Muda

Kata romantis dan hangat dapat menggambarkan warna ini secara tepat. Bila Anda menginginkan ruang yang segar dan romantis, warna merah muda dapat dijadikan alternatif pilihan. Warna ini cocok untuk ruang tidur pasangan muda, anak yang dalam masa pertumbuhan dan atau anak gadis. Merah identik dengan cinta, romantisme dan semangat menuju kedewasaan.

 

Ungu

Seperti halnya warna merah muda, warna ungu juga memberikan kesan hangat, penuh romantisme dan menentramkan. Hanya saja warna ungu memiliki kesan lebih elegan, mewah dan lebih dalam dengan romantisme. Ada pula yang mengambarkan warna ungu sebagai warna romantis yang mandiri, sehingga digambarkan sebagai warna single parent yang agak kewanitaan. Warna ungu cocok untuk bagian kamar tamu, kamar tidur dan ruang keluarga.

 

Merah

Dalam warna primer, merah merupakan warna utama. Warna ini tidak saja dapat membangkitkan gairah namun juga hot and spirit. Oleh karena itu warna ini identik dengan segala hal yang berbau keberanian, kekuatan dan perjuangan. Warna merah jika dikolaborasikan akan mampu menimbulkan efek kuat nan etnik, namun dia juga mampu menggambarkan mengenai masa kini yang elegan dan serba cepat. Biasanya warna merah lebih cocok ditempatkan di ruang tamu dan ruang kerja.

 

Pemilihan warna rumah atau kantor sebaiknya harus anda sesuaikan dengan tema bangunan, fungsi bangunan dan siapa pengguna bangunan tersebut. Misalnya bangunan kantor harus anda bedakan dengan bangunan TK, bangunan rumah pribadi harus dibedakan dengan warna untuk bangunan hiburan seperti bangunan Karaoke Family. Perhatikan juga bahwa penggunaan warna dalam bangunan dan interior sebaiknya tidak lebih dari tiga jenis warna supaya bangunan tetap terkesan indah, tematik dan elegan.

Nistain Odop, ST

Arsitek – Penulis

Lulusan AT YKPN dan Universitas Teknologi Yogyakarta

www.artlinearsitek.com

Kategori: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Person Whatsapp Kami