Artline project 29

HEMAT BIAYA MEMBANGUNAN RUMAH

        Sebelum memulai pekerjaan membangun rumah tinggal, pastikan tipe rumah tinggal seperti apa yang akan Anda bangun agar mempermudah menentukan anggaran biaya pembangunan. Jangan sampai nantinya bangunan rumah tinggal Anda terbengkalai hanya karena anggaran biaya pembangunan yang disiapkan tidak mencukupi.

Desain Yang Efektif dan Efisien
Rencanakan desain ruangan yang efektif, tidak banyak liku. Daerah yang rumit akan membutuhkan bata, plesteran, dan cat tembok yang lebih banyak, membuang lebih banyak keramik. Akibatnya pengeluaran Anda bisa membengkak. Sebaiknya terapkan layout open plan, artinya tidak perlu menyekat masif setiap ruangan yang ada. Apabila ada ruangan yang bisa digabung, buatlah menjadi satu ruangan terbuka yang besar. Misalnya ruang tamu digabung dengan ruang keluarga atau ruang dapur digabung dengan ruang makan. Selain menghemat biaya pembuatan dinding, sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Kondisi  iklim tropis di Indonesia  menyebabkan sinar matahari bersinar sepanjang tahun. Potensi ini dapat dimanfaatkan sebagai pencahayaan alami pada siang hari. Orientasi bukaan sebaiknya mengikuti arah utara-selatan. Tujuannya adalah mendapatkan pencahayaan alami tanpa membuat rumah terasa panas. Karena tersorot sinar matahari langsung. Peletakkan titik lampu yang tepat bisa mengurangi biaya instalasi listrik.

Atur besar bukaan dan jumlah pintu serta jendela. Semakin besar bukaan, sinar matahari yang masuk semakin banyak. Jika tidak didukung dengan sirkulasi udara yang baik, ruangan akan menjadi panas. Sebaliknya, jika bukaan terlalu sedikit sirkulasi udara menjadi tidak lancar.

Ketinggian plafon juga mempengaruhi efektivitas dan efisiensi desain rumah. Sesuaikan tinggi plafon dengan luas ruangan. Umumnya tinggi plafon 3,3m – 4m. Selain bisa menghemat biaya penambahan dinding, plafon yang terlalu tinggi juga membuat kerja pendingin ruang semakin berat. Daya listrik semakin lebih besar dan hasilnya uang yang dikeluarkan pun lebih banyak.

Rentang Persediaan Dana
Ketika hendak membangun rumah, kita pasti akan berhadapan dengan kebutuhan utama yaitu soal biaya pembangunan. Sebagai gambaran, saat ini di Pontianak, biaya bangunan per meter persegi kualitas stAndar bangunan terima kunci adalah 2,5jt – 3jt per meter untuk bangunan satu lantai. Sedangkan bangunan dua lantai 2,8jt – 3,7jt per meter persegi. Dan hal ini pun tergantung material dan kelengkapan didalam rumah tersebut. Untuk keramik saja ada yang seharga 65.000 – 220.000 per meter persegi, yang tentunya akan memengaruhi besar kecilnya biaya pembangunan.

Kita ambil contoh lagi, jika Anda ingin membangun rumah tipe 60m2, maka Anda harus menyediakan dana antara 150jt – 180jt. Tentulah biaya tersebut bisa mahal bisa pula relatif murah. Bisakah biayanya hanya dengan 100jt? Tentu bisa, namun kualitas bangunan tidak maksimal dan bangunan belum difinishing.

Akomodir Kebutuhan Ruang
Tahap selanjutnya adalah, Anda membutuhkan konsultan arsitek untuk memberikan solusi yang efektif bagi pembangunan rumah Anda. Arsitek akan membantu Anda memberikan solusi bagaimana menghemat biaya pembangunan rumah dan memberikan solusi untuk kebutuhan ruang didalam bangunan Anda.

Banyak rencana dan impian yang tentu Anda miliki didalam rumah tersebut, namun secara umum kebutuhan ruang yang diperlukan didalam sebuah rumah tipe 60-120 adalah Teras, Ruang Tamu, Ruang Keluarga, Kamar Tidur Utama, Kamar Tidur Anak, kamar tidur tamu, WC, Dapur, Ruang Makan, Jemuran, Carport atau Garasi, Taman kecil, dan tentu beberapa ruang lain yang dibutuhkan.

Perhitungan Yang Cermat
Struktur memiliki pengaruh yang signifikan dalam anggaran biaya pembangunan rumah. Terkadang pembuatan struktur memakan 40-50% dari total biaya. Tentu saja hal ini perlu dicermati dalam upaya menekan biaya pembangunan. Sebaiknya, desain rumah disesuaikan dengan bentang dan bentuk struktur paling maksimal. Dengan demikian, penggunaan material bangunan tidak menyisakan banyak bahan.

Waktu dan Pekerja
Tentukan waktu yang tepat untuk memulai pembangunan, jangan sampai Anda memulai pengerjaan rumah di musim penghujan, di samping pembangunan rumah Anda akan memakan waktu lama, biaya yang akan dikeluarkan pun akan menjadi mahal. Yang tak kala pentingnya adalah pekerja yang akan mengerjakan pembangunan rumah Anda. Carilah pekerja yang memang berpengalaman, bisa dipercaya, bisa mengatur tim kerja, mau diarahkan, berorientasi pada solusi.

Rumah Tumbuh
Bangunlah rumah Anda dengan konsep rumah tumbuh. Dengan konsep ini maka Anda tidak akan terlalu terbebani dengan biaya pembangunan yang besar. Misalnya Anda ingin membangun rumah 8m x 16 dua lantai. Perkiraan biaya untuk membangun rumah tersebut adalah sekitar 850jt, sedangkan Anda baru memiliki anggaran sebesar 500jt. Maka proses pembangunan yang efektif adalah dengan membangun rumah tumbuh. Hubungi arsitek untuk membuat perencanaan yang efisien dengan bentuk bangunan yang indah, kemudian konsultasikan langkah-langkah pembangunannya. Konstruksi bangunan Anda juga harus kuat, karena bangunan ini dua lantai.

Tahap membangun rumah tumbuh juga memungkinkan Anda untuk memiliki rumah impian yang terkonsep, terbangun sesuai persediaan dana, dan membuat Anda termitivasi dalam mewujudkanya.

nistain-odop-artlinearsitek
Nistain Odop, ST
Arsitek – Penulis
Lulusan AT YKPN dan Universitas Teknologi Yogyakarta
Owner Artline Arsitek
www.artlinearsitek.com

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *